Selasa, 26 April 2016

Disiplin #Part1

Bismillaahirrahmaanirrahiim...

Seusai mencuci baju dipagi hari terasa patah punggung ini. Huft,,beginikah menjadi seorang ibu rumah tangga ? Memahami sebagian sikapmu itu tidak pernah aku mimpi selama ini. Demi kesabaran yang aku punya tentu tak akan aku gusar hingga alurNya berbeda cerita. Kepada Allaah yang Maha Perencana tentunya aku nikmati semua ujian dalam rumah kita.

Dirimu yang aku kenal belum begitu lama, dan tercetus untuk segera menghalalkanku di waktu yang cukup singkat pula. Apa-apaan ini terpeletkah cintaku kok bisa berbelok kearah hatimu ? Aku yang dikenal dengan sebutan wanita rumahan bisakah menjadi teristimewa dihatimu ? Ilmuku belum cukup untuk mendidik anak-anakmu kelak. Huft,,,Kesal tapi entahlah aku harus konsisten dalam hal ini.


Tepat 3 bulan kita melewati rumah tangga kecil yang masih sepi tanpa adanya celoteh seorang baby. Yaa...aku sabar menunggunya hingga Allaah percayakan amanah dalam hidup kita seorang bayi mungil yang cerdas dan kuat. setelah kita melewati waktu 9 bulan 12 hari untuk merawatnya menjadi amanah yang Allaah berikan melewati perutku kini waktunya ia keluar. Tangisnya memecah hening pergantian malam sunyi itu, Masih teringat jelas dalam otak ini bahwa tepat pukul 02.30 dini hari aku meraskan mulas tak beraturan yang membuat pinggangku sakiiit. Aku membangunkan mu di sela penggalan istirahatmu. Kantukmu pun sedemikian hilang saat aku berkata "Mas,,,aku mau lahiran ?".Gugup bukan kepalang kau mungkin dalam episode hidupmu yang singkat akan menjadi seorang Ayah. Tak peduli sedini hari gelapnya dunia kau kayuh sepedahmu untuk menjemput si dukun baby di kampung kita.

Aku yang mendesah kesakitan seakan tak kuat lagi menahan dorongan kaki si baby kita didalam perut.
Saat tepat jam 02.30am si baby boy pun lahir, Alhamdulillaah kau kecup keningku dengan sebuah kata "terimakasih" dan senyummu pun menggulum ditepian gelapnya dini hari.
masih teringatkah dirimu mengajari aku mendidiki anak ini, tak pernah kau tak berkata jujur di depan kami ataupun juga berbicara kasar. Maka tumbuh kembang dalam otaknya perkataan yang baik.

Menjaganya dari segelintir momok seorang ibu yang harus be strong at time adalah prioritasku apalagi saat kau tak ada dirumah karena kerja di luar kota itu yang terkadang membuatku harus disiplin dalam waktu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar